Ada sesuatu yang menarik saat mempelajari harga desain logo yang ditawarkan di sejumlah marketplace, website freelance dan forum, yaitu selisih harga yang sangat menyolok antara desainer yang satu dengan yang lain.

Ada desainer yang menawarkan desain logo dengan harga Rp.50.000 bahkan di bawahnya, ada yang ratusan ribu hingga jutaan rupiah, bahkan ada yang mematok harga belasan hingga puluhan juta rupiah.

Selisih harga yang sedemikian kontras tersebut sudah barang tentu mengundang tanda tanya bagi mereka yang awam dengan dunia desain grafis serta mereka yang belum pernah memesan desain logo.

Pertanyaan yang muncul adalah: faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi harga desain logo? Mungkin uraian dibawah ini bisa sedikit menjelaskan fenomena tersebut.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Desain Logo

 1. Tingkat Keahlian dan Pengalaman Desainer

Dalam bidang apapun, tingkat keahlian dan pengalaman mempengaruhi harga dari jasa yang diberikan seseorang, tidak terkecuali dengan dunia desain grafis. Tingkat keahlian bisa diperoleh dari belajar formal maupun secara otodidak sedang pengalaman didapat dengan seringnya bergelut dengan bidang keahlian yang ditekuni.

Seorang desainer dengan keahlian mumpuni dan memiliki banyak pengalaman yang dibuktikan dengan portofolio dari sejumlah proyek yang pernah dikerjakan, kemungkinan besar akan dapat menghasilkan desain logo sebagaimana yang diharapkan.

Hal itu disebabkan karena dengan keahlian dan pengalamannya, desainer tersebut lebih peka dalam menangkap masukan yang diberikan klien dan menterjemahkannya dalam bentuk bahasa grafis yang original, memiliki makna tersendiri dan mampu mengkomunikasikan pesan perusahaan. Sehingga tidak heran jika harga desain logo yang ditawarkan lebih mahal.

2. Tingkat Kerumitan

Semakin sulit sebuah pekerjaan maka semakin mahal pula harga tenaga yang harus dibayar untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Karena untuk mengerjakan pekerjaan yang rumit selain dibutuhkan keahlian khusus juga waktu yang lebih lama.

Demikian pula dengan pembuatan logo. Harga desain logo yang menggunakan 2 – 3 warna dengan tingkat kesulitan yang tinggi tentunya lebih mahal dibanding logo yang menggunakan satu warna dan dengan proses pembuatan yang mudah.

Banyaknya aplikasi pembuat logo seperti: Logo Maker dan Desygner serta web design platform yang dapat dipakai membuat logo seperti Canva dan Crello memang memungkinkan pembuatan logo dilakukan dengan mudah dan dalam waktu yang singkat. Karena pengguna tinggal memilih template yang telah disediakan serta melakukan editing sederhana.

Namun karena template yang tersedia di aplikasi dan web design tersebut dapat diakses oleh publik, membuat logo yang dihasilkannyapun layak dipertanyakan originalitasnya. Itu sebabnya jangan terjebak oleh harga desain logo yang sangat murah, karena jangan-jangan logo tersebut dibuat dengan menggunakan aplikasi dan web design gratisan.

Idealnya, untuk pembuatan logo yang sempurna tidak cukup hanya dapat menguasai software desain grafis, tapi juga butuh waktu yang tidak sebentar karena harus melalui tahapan brief, melakukan riset, brainstorming, mindmapping hingga creative thinking sebelum sampai final artwork.

3. Lama Pengerjaan dan Revisi

Klien yang memesan desain logo agar diselesaikan dalam waktu cepat, biasanya akan diberi harga yang mahal oleh desainer. Hal tersebut wajar dilakukan mengingat untuk dapat menciptakan logo butuh konsentrasi penuh dan waktu yang panjang dengan melalui tahapan demi tahapan.

Tatkala pemesanan logo harus diselesaikan dalam waktu cepat, desainer sudah barang tentu akan meninggalkan aktifitas lain yang dapat mengganggu konsentrasinya dan mengorbankan waktu istirahat serta waktu untuk melakukan aktifitas yang lain agar dapat menyelesaikan pesanan logo sebelum deadline tiba.

Kesempatan klien untuk meminta revisi juga ikut menentukan harga. Untuk desain logo yang mahal, desainer biasanya tidak membatasi banyaknya revisi yang diminta klien hingga klien benar-benar puas dengan logo yang dihasilkan. Sedang untuk desain logo yang murah, desainer biasanya membatasi kesempatan revisi hanya 2 – 3 kali.

Itulah 3 faktor yang mempengaruhi harga desain logo. Karena itu jangan mudah tergiur dengan iming-iming harga murah sebab logo merupakan identitas sebuah brand yang dapat mempengaruhi image calon pelanggan. (*)